Tau tanaman kaktus? Yup, berduri. Ibarat memeluk kaktus, semakin kamu peluk erat, semakin sakit. Semakin kamu lepas, maka kamu tidak akan memiliki kaktus lagi.
Menahan biu ibarat memeluk duri. Sakit tentunya.
Jujur, aku punya ketakutan tersendiri padanya. Bukan karena aku sangat ga percaya. Tapi , apakah kepercayaan yang sebelumnya sempat pecah bisa kembali normal?
Biu yerkenal friendly, bahkan aku sangat-sangat ingat saat SMA, kadang dia menceritakan/cyrhat tentang aku ke temen perempuannya di kelas yang dulu sempat menyukainya. Di chat, dia pernah manggil "beb" gtu. Ya mungkin becanda. Tp , kenapa ya tidak membuat ku tertawa?
Yang sangat-sangat membuat rasa percaya ku hancur adalah, ketika saat aku dekat dengannya, di belakang itu dia dekat pula dengan seorang perempuan yang usia nya berbeda 5 tahun lebih tua.
Saat itu, aku ibarat korban yang bahkan sama sekali aku tidak mengetahui nya kalo biu dekat dengan beliau bahkan membuat beliau tidak suka pada ku.
Apalagi saat ia berbohong tentang hal itu.
Sakit? Tentu. Posisi saat itu aku sangat mengingatnya.
Aku yang di rumah menunggu balasan dia hingga tertidur sampai pagi, dia mengatakan ketiduran. Tapi, saat aku liat story gram milik perempuan tersebut, bahkan chat mereka hingga tengah malam.
Mungkin dia ga tau, hal itu sangat membuat ku trauma.
Dulu, aku sama sekali ga tertarik untuk melihat HP nya. Sama sekali ga tertarik dia pergi dengan siapa. Tapi semenjak kejadian itu, aku takut. Sangat sangat takut menjadi sosok yang polos dan mampu dibodohi orang lain.
Sakit nya betul betul sakit.
Makanya aku selalu bertanya padanya tentang apa pun . Tp ternyata, (aku ia sebut sbg posesif. Sakit, sungguh sangat sakit)
Rasa trauma itu berdampingan hingga kini, makanya aku sering bertnya ,
Komentar
Posting Komentar